Pilkada! /  -

Sejumlah Mahasiswa Aceh Selatan Minta Sama Indra Lanjutkan Pengabdian

Juni 12th, 2017 | Posted in Pilkada! | |
2017-11-24 22:19

IMG-20170612-WA003_editAceh Selatan News | Banda Aceh – Sejumlah mahasiswa Aceh Selatan yang berada di Banda Aceh mengharapkan Bupati Aceh Selatan saat ini, Teuku Sama Indra, SH melanjutkan pengabdian untuk membangun kabupaten penghasil pala itu pada periode 2018-2023 mendatang.

Salah satunya mahasiswa asal Kluet Utara, Jaili Farman mengatakan dorongan tersebut di sampaikan dengan melihat kinerja selama T. Sama Indra selama ini. Menurutnya pelan-pelan telah mampu membawa Aceh Selatan menuju ke arah yang lebih baik.

“Pembangunan yang terus digalakkan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dalam beberapa tahun terus meningkat, perolehan opini WTP dari yang setelah sekian lama tidak pernah diraih adalah bukti dari suksesnya kepemimpinan Sama Indra,” tulis mahasiswa yang juga Gubernur BEM Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry tersebut dalam rilis yang diterima Aceh Selatan News, Senin (12/6/2017).

Tamleqa, mahasiswa asal Kota Bahagia melihat Bupati Sama Indra telah memberi perhatian lebih terhadap lembaga-lembaga keagamaan seperti pesantren dan Tempat Pengajian Alquran (TPA), ini dibuktikan dengan adanya prioritas anggaran yang dialokasikan untuk lembaga-lembaga agama.

Dikatakannya, banyaknya even-even Provinsi dilaksanakan di Aceh Selatan seperti Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) Kwartir Daerah Pramuka Aceh dan kegiatan Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi ke XII adalah contoh-contoh dari upaya mendorong dan menjadikan Aceh Selatan terdepan

“Tentunya banyak manfaat dari kegiatan berskala provinsi tersebut baik dari segi promosi maupun ekonomi,” tambah Tamleqa.

Sementara itu Helmi Rahmad, mahasiswa Trumon Timur, melihat Sama Indra adalah sosok yang berpikir kreatif dan bekerja keras untuk mendorong dan mengatasi kendala-kendala dalam membangun Aceh Selatan.

Helmi mencontohkan usaha Sama Indra dalam melobi anggaran dari pusat, sejak tahun 2014,2015,2016 Aceh Selatan berhasil mendapatkan anggaran nomor dua terbanyak, bahkan untuk tahun 2017 berhasil menduduki nomor satu terbanyak.

Terlebih perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2013 sampai tahun 2016 sehingga Aceh Selatan berhasil mendapatkan Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp. 51 Miliar pada tahun 2017 dan itu pertama kalinya sejak Aceh Selatan berdiri.

Namun menuruntnya sangat dimaklumi jika selama ini ada pihak-pihak yang merasa kepemimpinan Sama Indra masih terdapat kekurangan, hal itu adalah wajar, karena membangun Aceh Selatan menuju lebih baik tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Kami tidak mengklaim bahwa kami adalah perwakilan seluruh mahasiswa Aceh Selatan tetapi setidaknya ini menjadi representative dari mahasiswa-mahasiswa Aceh Selatan di Banda Aceh yang sama-sama melihat bahwa Aceh Selatan saat ini telah menuju kearah pembangunan yang positif,” demikian Helmi Rahmad.(Ril)

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.