Siap Lanjutkan yang Tertunda, Pasangan Humus Daftar ke KIP

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode 2018-2023 dari jalur independen, Tgk Husin Yusuf, S.Pd.I – DR. Mustafril, ST, M.Si resmi mendaftarkan diri ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (9/1/2018).

Pasangan ‘Humus’ singkatan dari nama keduanya, Husin Yusuf – Mustafril tiba di Kantor KIP Aceh Selatan, di jalan Teuku Ben Mahmud Tapaktuan pukul 15.00 WIB, diantar ratusan masyarakat pendukungnya.

Berkas pendaftaran langsung diserahkan oleh Tgk. Husin Yusuf kepada Ketua KIP Aceh Selatan, Khairunis Absyir, ST yang turut didampingi Komisioner KIP lainnya, serta disaksikan Ketua Panwaslih Aceh Selatan, Hendra Syahputra, S.Sos.I.

Seusai menyerahkan berkas, balon bupati Aceh Selatan, Tgk. Husin Yusuf kepada wartawan mengatakan, persiapan KTP tidak perlu diragukan lagi. Karena, sudah dipersiapkan sebanyak 8.000 KTP, untuk menutupi kekurangan saat dilakukan verifikasi faktual.

“Jangan ragu, kita pasti akan ikut sebagai kontestan pada Pilkada nanti, karena kita sudah siapkan hampir 8 ribu KTP dari kekurangan 2.300 fotocopy KTP lagi,” ucapnya.

Namun, ia sangat mengharapkan kepada PPS saat melakukan verifikasi dilapangan jangan sampai merugikan paslon dari jalur independen. “PPS harus bersikap jujur saat melakukan verifikasi sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi kami sebagai calon,” ungkapnya.

Disisi lain, ia juga mengutarakan, kader Partai Aceh di 18 kecamatan siap mendukung pasangan Humus dalam pertarungan Pilkada 27 Juli 2018 mendatang.

“Kader PA bersama kita, bahkan yang datang bersama saya ini orang PA. Kita tidak perlu box-nya yang penting isinya,” ujarnya serius.

Menurutnya, ia sebenarnya tidak ingin ikut dalam kontestasi, namun pihak PA saat itu terus mengajaknya. “Tetapi setelah diajak, kita ditinggalkannya, padahal saya pendiri PA,” sebutnya.

Bupati Aceh Selatan periode 2008-2013 itu berkomitmen akan melanjutkan program-program yang sempat tertunda. Jika terpilih nanti, sambungnya, ia akan mengadakan yang belum ada tetapi benar – benar ada manfaatnya bagi daerah maupun masyarakat Aceh Selatan.

“Banyak program yang sudah kita rencanakan, tetapi belum terealisasi seakan – akan Aceh Selatan ini tidak punya uang,” cetusnya.

Sementara, balon Wakil Bupati Aceh Selatan, Mustafril menambahkan, program unggulan Humus adalah agroindustri, agar Aceh Selatan tidak mengirim bahan mentah lagi keluar daerah.

“Kita punya sawit tapi pabriknya di luar daerah, kita juga punya jagung, tapi kita tidak punya mesin pengolahnya untuk pakan ternak. Kita juga punya laut, tetapi ikan, kita kirim ke luar. Untuk itu kedepan kita harus mengolahnya di Aceh Selatan,” imbuhnya.(Ran)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*