Simulasi Gulbencal di Aceh Selatan  Resmi Ditutup

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Nefra Firdaus, SE, MM  resmi menutup kegiatan latihan simulasi penanggulangan bencana alam (Gulbencal) di wilayah jajarannya, Kodim 0107/Aceh Selatan, bertempat di pelataran Pelabuhan Tapaktuan, Jumat (22/12/2017).

Kegiatan ditutup secara upacara yang dipimpin langsung  oleh   Danrem 012/TU  Nefra Firdaus. Diikuti sekitar 150 peserta upacara, diantaranya Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH, Dandim 0107/Asel Letkol Kav Hary Mulyanto, Danyon 115/ML Mayor Inf Winas Kurniawan, Kapolres AKBP Dedi Sadsono, ST.

Kajari  Aceh Selatan yang diwakili Kasi Pidum Zainul Arifin, SH, para Kasi Korem 012/TU, Dansubden Pom Aceh Selatan, Kapten CPM Aang Dhani, Ketua FKPPI Aceh Selatan, T. Azan Fajri, Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP,  Ketua SAR Aceh Selatan, Mayfendri, serta peserta upacara lainnya.

Sebelum upacara penutupan, terlebih dahulu ditampilkan   atraksi simulasi yang diperagakan oleh peserta Gulbencal yang terdiri dari personil  TNI/Polri, personil BPBD,  personil Satgas Sar, personil PMI, Tagana dan Dinas terkait lainnya.

Danrem 012/TU Kolonel Inf Nefra Firdaus mengatakan, dengan berakhirnya kegiatan ini para peserta telah selesai melaksanakan tahapan kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara yaitu Korem 012/TU.

“Berdasarkan pengamatan dan penilaian secara umum, dari penyelenggara latihan para peserta memiliki rasa semangat berlatih, walau masih banyak kekurangan baik prosedur maupun keterpaduan pelaksanaan operasi dengan instansi terkait,” katanya.

Menurutnya, penilaian keberhasilan suatu latihan bukan diukur dari selesai kegiatan. Tetapi yang  diharapkan, para peserta latihan dapat meningkatkan kemampuannya agar dapat menyelesaikan tugas dalam keadaan sebenarnya.

“Latihan penanggulangan bencana telah dilakukan dengan baik, semoga dapat memberikan kepada gambaran terhadap unsur pimpinan sehingga dapat mengoptimalkan mekanisme hubungan komandan dan staf serta unsur lainnya,” ujar Danrem.

Ia mengharapkan, latihan yang dilaksanakan saat ini memberikan nilai tambah baik kemampuan maupun keterampilan dalam bidang kecepatan bertindak serta bereaksi untuk mengatasi situasi yang terjadi.

“Aplikasikan dan inplementasikan semua materi yang diperoleh selama latihan, sehingga dapat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas dilapangan nantinya,” tegasnya, seraya mengapresiasi semangat dan keseriusan peserta dalam latihan.

Latihan simulasi Gulbencal di Aceh Selatan  berlangsung selama 5 hari dari tanggal  18 hingga tanggal 22 Desember 2017. Lokasi latihan berlangsung di Makodim 0107/Asel, Lapangan Naga dan Pelabuhan Tapaktuan. (Ran).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*