Tantowi Yahya diusir Mahasiswa Saat Diskusi Antiradikalisme

anggota DPR RI Komisi I, Tontowi Yahya
anggota DPR RI Komisi I, Tontowi Yahya

Belasan mahasiswa IAIN Banten mengusir anggota DPR RI Komisi I, Tontowi Yahya dari Aula Kampus IAIN, Sabtu (13/2). Tantowi yang merupakan calon kuat Pilgub Banten hadir dalam diskusi publik keagamaan dengan tema Penangkal Gerakan Radikalisme yang diadakan oleh Gerakan Pemuda Anti Radikalisme (Gepara).

Peristiwa pengusiran Tantowi itu terjadi saat acara dialog baru dibuka sekitar 10 menit. Saat itu, Tantowi belum sempat berbicara sepatah kata soal acara tersebut.

Secara mengejutkan, belasan mahasiswa masuk ruangan Aula Rektorat yang dijadikan tempat acara diskusi. Mahasiswa langsung berorasi dengan pengeras suara.

“Kami menolak adanya diskusi publik. Soalnya, kami menilai menjurus ke politik” kata Ikbal, presiden mahasiswa IAIN Banten, saat melakukan aksi unjuk rasa, Sabtu (13/2).

Mereka yakin kedatangan Tantowi merupakan gerakan politik jelang Pilgub Banten. Hal tersebut dikuatkan dengan banyaknya atribut yang berlambangkan Baraya (Barisan Relawan Tantowi Yahya).

“Inikan kampus kenapa di buat tempat orasi politik ini tidak etis kampus kok jadi tempat politik,” tegas ikbal.

Sementara itu, Tantowi Yahya mengaku kecewa dengan sikap para mahasiswa tersebut. Sebab diskusi yang dihadirinya bertema gerakan antiradikalisme dan sama sekali tidak ada berbau politik.

“Saya sesali hal ini karena kan saya sudah ungkapkan dengan tema yang saya bicarakan gerakan antiradikalisme,” kata Tantowi, saat meninggalkan lokasi acara.

Untuk diketahui, selain Tantowi, pembicara yang hadir dalam diskusi adalah Rektor IAIN SMH Banten, Prof. Fauzul Iman dan Akademisi Untirta, Suwaib Amiruddin.(mdk)

Komentar