Tiga Gampong di Kluet Selatan Gelar Kenduri Sawah




Kenduri Sawah di Gampong Kedai Runding
Kenduri Sawah di Gampong Kedai Runding
Kenduri Sawah di Gampong Kedai Runding

Aceh Selatan News | Kluet Selatan – Tiga Gampong dalam kecamatan Kluet selatan yaitu Kedai Runding, Gampong Kapeh dan Suak Bakung menggelar kenduri sawah di Balai Tani masing-masing gampong, Rabu (10/2/2016) ba’da zuhur.

Kegiatan kenduri sawah ini menjadi agenda rutin tahunan setiap menanam padi, menurut kepercayaan masyarakat kenduri sawah setelah bertanam padi dapat mencegah hama dan dapat mengobati padi yang kurang subur.

Prosesi kenduri sawah di mulai dengan memanjatkan doa serta para petani meramu obat-obatan dari dedaunan yang sudah ditentukan dan diaduk dengan air untuk kemudian ditebarkan keareal sawah masing-masing.

Para petani membawa nasi dalam acara ini untuk dimakan bersama-sama usai memanjatkan doa.

Dalam tatanannya kenduri sawah menjadi ranahnya keujrunblang, selain itu mengurusi jadwal turun kesawah menyelesai sengkata yang terjadi dalam sawah hingga mengatur pembagian air juga menjadi dari tugas keujrunblang. Menurut kecik Kedai Runding, Dasril Z, dengan adanya kenduri sawah jadwal turun kesawah lebih terartur sehingga bisa menghindari hama.

“Dengan adanya kenduri sawah kita dapat menjaga tatacara bertani secara terjadwal yang ditentukan oleh keujrunblang,” Kata Dasril

Kepada seluruh pemilik hewan ternak juga diminta untuk menjaga peliharaannya agar tidak masuk areal persawahan,”Bagi yang punya kambing atau kerbau tolong dipelihara secara baik, jangan sampai masuk kesawah orang lain siapa yang kedapatan setiap ekornya di denda Rp.100.000,” Tambahnya.

Tokoh masyarakat gampong Kapeh, Mohd. Nur Is kepada acehselatan.com mengungkapkan tradisi ini sudah melekat dengan masyarakat petani, kebiasaan ini juga diiringi dengan libur turun kedalam sawah selama tiga hari,”Sudah jadi tradisi setelah kenduri sawah libur tiga hari, sejak dulu memang begitu,”Ungkapnya.

Acara dihadiri tokoh masyarakat, keucik setempat, keujrunblang, kelompok tani dan seluruh masyarakat.(Ms/Iy)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*