Tim Gabungan Razia Cafe Remang-Remang di Tapaktuan




img-20161203-wa000Aceh Selatan News | Tapaktuan – Tim gabungan terdiri dari Satpol PP dan WH Aceh Selatan, TNI/Polri serta Polisi Meliter menggelar razia cafe remang-remang di perbatasan antara Gampong Air Berudang dan Gampong Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan, Jum’at (2/12/2016) malam.

Dalam razia tersebut, tim gabungan mendapati beberapa pasangan remaja sedang duduk berduan dalam suasana cahaya lampu remang-remang.

Mengetahui adanya petugas Satpol PP dan WH, TNI/Polri serta Polisi Meliter menyambangi cafe, membuat para pasangan remaja yang sedang duduk menjadi kocar kacir, sebagian lainnya mencoba melarikan diri.

Namun petugas berhasil menjaring tiga pasangan remaja yang sedang duduk berdua-duan.

Selanjutnya mereka di bawa ke kantor Satpol PP dan WH Aceh Selatan di jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan untuk di data sekaligus dibina.

“Pasangan yang di amankan ini hanya kita bina, mengingat umur mereka masih remaja. Namun, jika didapati lagi pada tahun 2017 dengan perbuatan yang sama, maka akan kita berlakukan qanun jinayah,” kata Kepala Satpol PP dan WH Aceh Selatan, Dicky Ichwan, S.STP melalui Kasi WH, Rudi Subrita, S.Ag.

Ia melanjutkan, tiga pasangan remaja non muhrim itu, di perbolehkan pulang setelah terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian pelanggaran qanun jinayat.

Juga sebelum diperbolehkan pulang terlebih dahulu masing-masing orang tua atau wali yang bersangkutan datang ke kantor Satpol PP dan WH. “Ini kita lakukan untuk menghindari agar mereka tidak lagi berduan sewaktu pulang,” ujarnya.

Adapun tiga pasangan yang terjaring razia tim gabungan itu yakni, FH (24) asal Jambo Papen, Kecamatan Meukek dengan pasangan wanitanya, Sv (18), asal Gampong Air Sialang, Kecamatan Samadua.

Berikutnya, Su (24) asal Simpang Empat Kotafajar, Kluet Utara dengan pasangan wanitanya, LS (22) asal Kecamatan Pasie Raja. Dan BM (21) asal Kecamatan Samadua dengan pasangan wanitanya, Ra (16) asal Gampong Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan.(Ran)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*