Pemerintahan /  -

TS Konsisten Tidak Layani Order Pialang Jabatan

Juni 24th, 2013 | Posted in Pemerintahan | |
2017-11-24 22:20
(Analisa/muhammad ali) Tanda Jabatan: Bupati Aceh Selatan H Teuku Sama Indra, SH menyematkan tanda jabatan kepada Camat Trumon Tengah, Emi Fijal yang baru dilantik Senin (24/6). Sepuluh camat yang dilantik merupakan bagian dari 173 pejabat eselon II b dan eselon III yang terkena mutasi gelombang pertama selama dua bulan pertama kepemimpinan Sama Indra.
(Analisa/muhammad ali) Tanda Jabatan: Bupati Aceh Selatan H Teuku Sama Indra, SH menyematkan tanda jabatan kepada Camat Trumon Tengah, Emi Fijal yang baru dilantik Senin (24/6). Sepuluh camat yang dilantik merupakan bagian dari 173 pejabat eselon II b dan eselon III yang terkena mutasi gelombang pertama selama dua bulan pertama kepemimpinan Sama Indra.

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Bupati Aceh Selatan H.Teuku Sama Indra,SH tidak main-main dengan komitmen akan menolak setiap bentuk upaya yang dilakukan pialang jabatan untuk menempatkan pejabat tertentu pada posisi yang diinginkan.

“Kita akui, ada segelintir pialang jabatan yang mengusul nama pejabat tertentu untuk diposisikan pada jabatan tertentu. Ini kita tolak dengan tegas,” kata Sama Indra, Senin (24/6) di Tapaktuan.

Sama Indra mengungkapkan itu dalam jumpa pers digelar di pendopo bupati Senin pagi, beberapa jam sebelum acara mutasi digelar di Gedung Agam. “Saya tidak main-main dengan komitmen menolak tegas intervensi pihak manapun dalam menata konsep mutasi,” tandasnya.

Dalam jumpa pers, Bupati Sama Indra didampingi Wakil Bupati,Kamarsyah, Sekdakab, Drs.H.Harmaini,M.Si, Asisten Administrasi Umum Cut Sazalisma,SSTP, Kabag Humas Setdakab Muhasibi bersama staf Izwar,SSTP.

Bersikap tegas dalam menolak order para pialang, Sama Indra bahkan mencoret kembali nama pejabat yang tadinya sudah direncanakan untuk menempati jabatan tertentu. Pembatalan itu dilakukan akibat adanya campur tangan pialang.

Dikatakan, ada beberapa pejabat yang tadinya sudah dijaring untuk menempati jabatan tertentu, lalu setelah itu masuk order dari pialang untuk mempromosikan pejabat bersangkutan.

“Menghadapi situasi ini, kita lantas membatalkan penjaringan tadi, ini untuk menghindari asumsi seolah jabatan yang diperoleh pejabat dimaksud berkat peranan pialang,” katanya. “Ke depan siapa tahu sang pialang berkoar di luaran mengakui dialah yang menempatkan pejabat dimaksud pada posisinya,” tambah Sama Indra.

Sesuai Disiplin Ilmu

Menurut bupati, ketegasan ini adalah untuk mewujudkan suatu keinginan, bahwa kebijakan mutasi murni dilaksanakan atas penilaian profesionalisme, di mana penempatan pejabat dilakukan sesuai dengan latar disiplin ilmu yang dimiliki.

“Dengan campur tangan pialang, pejabat bersangkutan tentunya akan mengeluarkan biaya untuk upah jerih payah sang pialang untuk kemudian dibayar melalui proyek atau juga uang tunai”.

Dengan melakukan mutasi sesuai prosedur, berarti ini merupakan mutasi gratis bagi pejabat yang dilantik, tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. “Bersyukurlah, Anda saya lantik tanpa harus mengeluarkan biaya untuk membayar campur tangan pihak manapun,” kata Sama Indra dalam pidatonya usai melantik para pejabat.

Mereka yang dilantik pada mutasi yang digelar pukul 14.00 Wib di Gedung Agam Tapaktuan, sebanyak 172 pejabat. Seluruhnya, meliputi 35 pejabat eselon II b terdiri dari 23 orang menjalani mutasi jabatan struktural. Sebanyak 12 orang lainnya, sebagian di antaranya sudah memasuki masa pensiun dan sebagian lainnya diperbantukan.

Sementara 137 pejabat eselon III terdiri dari 103 orang menjalani mutasi jabatan dan 34 lainnya ada yang diperbantukan dan sebagian memasuki masa pensiun.(analisa)

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.