Tuntut Ganti Rugi Lahan, Warga Dua Kecamatan Blokir Jalan

IMG-20170527-WA001

images (2)Aceh Selatan News | Kluet Tengah – Masyarakat Paya Teuk, Kecamatan Pasie Raja dan Simpang Tiga, kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan melakukan aksi blokir jalan yang dilalui oleh PT. Bery Mineral Utama (BMU) sejak Sabtu 3 November hingga hari ini.

Sarbunis salah seorang warga Paya Teuk mengatakan, Aksi tersebut dilakukan karena belum selesainya pembayaran ganti rugi lahan oleh perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan itu. “BMU melalui tanah masyarakat tanpa izin, masayarakat menuntut ganti rugi,” ujar Sarbunis, Selasa(12/11).

Mereka mengancam akan terus melakukan pemblokiran sebelum PT terkait melunasi semua pembayaran, “Jika permasalahaan ini belum dipenuhi kita akan terus melakukan aksi blokir,” tambah Sarbunis.

Pemblokiran tersebut dilakukan dengan menutup pintu masuk menuju lahan pengambilan bahan mentah pertambangan, sehingga pihak perusahaan tidak bisa melewatinya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Rabu (13/11) Humas PT BMU, Hasbi Hasan, mengaku pihaknya tidak tahu menahu tentang hal tersebut. Bahkan Ia mengaku tidak tahu tentang adanya pemblokiran, ” yang mengurus dan mengusai lahan itu koperasi Simpang Telu,” kata Hasbi.(iy/ae)

Komentar

IKLAN DPMG II