Usut Semua Sengketa Pilkada Yang Ditangani Akil Mochtar




Antarafoto
Antarafoto
Antarafoto

Aceh Selatan News | Jakarta – Pakar Komunikasi dan Politik Universitas Mercu Buana, Heri Budianto berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut semua kasus sengketa Pilkada yang pernah ditangani Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Menurut Heri, penangkapan tersebut telah menampar wajah hukum di Indonesia dan telah mengakar hingga menyentuh institusi yang seharusnya mengadili tindak pelanggaran. “Ini membuktikan bahwa semua institusi negara rentan terhadap korupsi,” ujar Heri kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (3/10).

Berdasarkan analisanya, praktik korupsi telah berani merambah institusi negara oleh mereka yang berada pada jabatan tertinggi, sehingga mafia-mafia suap dan korupsi sekarang ini semakin berani. Namun dengan penangkapan Ketua MK ini menjadi momentum untuk membongkar praktik suap dan kongkalikong di tubuh MK.

“Saya berharap KPK nantinya tidak hanya menyidik kasus Kabupaten Gunung Mas, namun juga sengketa pilkada lain yang bergulir di MK yang melibatkan Akil,” terang Heri.

Heri menambahkan hal ini dapat berhubungan dengan beberapa kasus sengketa yang telah diputuskan di MK. Namun kasus penangkapan tersebut tetap saja mencederai demokrasi yang sedang dibangun.

“Bagaimana tidak, suara rakyat yang disampaikan dalam pilkada-pilkada begitu mudah diubah keputusannya oleh lembaga yang memiliki kewenangan tetap seperti MK. Ini penghianatan terhadap demokrasi, tidak bisa di tolerir. Kasus suap ketua MK ini merusak tatanan demokrasi yang sudah susah payah kita bangun,” imbuhnya. (pesatnews)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*