Warga dan Pemuda Simpang Peut Minta Keuchik Mundur

Aceh Selatan News | Kluet Utara – Masyarakat dan Pemuda meminta Keuchik Desa Simpang Empat, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan Ramli Sa’di BK mundur dari jabatan. Desakan tersebut dituangkan dalam berita acara hasil rapat masyarakat dan pemuda yang berlangsung di kantor keuchik setempat, Rabu (17/2) malam.

Ketua Pemuda Simpang Empat, Khairil Anwar kepada Serambi, Jumat (19/2) menjelaskan rapat yang dipimpinnya tersebut menindaklanjuti masalah pengunduran diri massal perangkat gampong setempat pada Minggu (14/2). Pengunduran diri massal perangkat gampong, adat dan hukom itu dilatarbelakangi akibat kurang harmonisnya hubungan komunikasi antara keuchik dengan perangkat gampong, adat dan hukom setempat.

Ada lima poin yang dituangkan dalam berita acara hasil keputusan rapat. Di antaranya meminta tuha peut gampong meletakkan jabatan karena tidak mampu menyelesaikan masalah dalam gampong, mendesak keuchik mundur karena dinilai tidak mampu memimpin gampong dan menyelesaikan masalah gampong, meminta kepada lorong dan ketua pemuda mundur dari jabatan karena dinilai tidak mampu menjalankan tugas. Sedangkan pada poin empat, perangkat gampong yang sudah mengundurkan diri massal untuk tetap memegang jabatan.

“Dan pada poin terakhir, masyarakat dan pemuda Simpang Empat meminta keuchik setempat untuk segera menggelar rapat umum tentang pertanggungjawaban keuangan gampong kepada masyarakat,” ujar Khairil. Hasil rapat tersebut juga turut diserahkan kepada bupati, DPRK, Kapolres, BPB Aceh Selatan dan Muspika Kluet Utara. Dalam surat tersebut masyarakat dan pemuda juga meminta Pemkab Aceh Selatan segera menyelesaikan persoalan tersebut agar aktivitas pemerintahan gampong tak terhambat.
Itu Rapat Gelap
Keuchik Gampong Simpang Empat, Ramli Sa’di BK yang dikonfirmasi Serambi kemarin mengatakan rapat masyarakat dan pemuda yang berlangsung di kantor keuchik setempat pada Rabu (17/2) malam adalah rapat gelap.
“Itu rapat gelap, jangan ditampung dulu. Kami merencana tanggal 26 Februari ini hendak menggelar rapat,” paparnya. Dia menyebutkan menyangkut desakan pengunduran dirinya dari jabatan keuchik, Ramli Sa’di BK tidak menanggapinya. “Saya tidak bisa menjelaskan,” katanya.(serambi)

Komentar