Warga Keluhkan Mahalnya Harga Gas Elpiji 3 Kg

IMG-20170527-WA001

gas-3-kgAceh Selatan News | Tapaktuan - Warga di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan, mengeluhkan mahalnya harga gas elpiji 3 Kg di pasaran yang berada dikisaran Rp. 30.000 - Rp. 35.000 per tabung, hal ini sudah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir hingga memasuki hari ke 7 bulan puasa. Selain harga mahal, gas elpiji harga subsidi tersebut juga langka di tingkat pengecer maupun di tingkat distributor.

Kelangkaan gas elpiji 3 Kg tersebut juga menuai pembicaraan netizen di media sosial facebook.

Hal itu juga memicu tanggapan dari salah seorang Anggota DPRK Aceh Selatan, Alja Yusnadi, S.TP yang menyayangkan kejadian tersebut. "Saya belum cek secara langsung apa yang menjadi permasalahan sehingga harga gas elpiji 3 kg bisa naik, apalagi sampai langka, " ucap politisi PDI Perjuangan itu, Sabtu (3/6/2017).

Namun dirinya berharap kepada distributor dan penyalur jangan sempat mempermainkan harga apalagi menumpuk gas, sehingga berdampak pada harga dipasaran. "Sebagai dugaan awal, kita berharap distributor dan penyalur untuk tidak main-main soal ini, karena gas tersebut subsidi dan sangat diperlukan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia melanjutkan, jika hal ini tidak berubah dalam beberapa hari ini, dirinya akan membawa masalah ini ke rapat internal DPRK untuk memanggil para pihak, termasuk Disdaperingkop dan UKM, perizinan, distributor gas elpiji 3 kg untuk wilayah Aceh Selatan.

"Kalau nanti ternyata ada permainan, kita minta untuk ditindak sesuai aturan yang berlaku, kalau tidak ada yang menyalahi kita minta dinas terkait untuk mendata ulang penerima manfaat," pungkasnya.

Komentar

IKLAN DPMG II