Warga Kluet Timur Minta Elemen Sipil Mengawal KKR Aceh




IMG_2945Aceh Selatan News | Kluet Timur – Elemen sipil atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diminta terus mengawal keberadaan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh yang selama ini menangani korban pelanggaran HAM di Provinsi Aceh.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara tim Achenese Civil Society Task Force (ACSTF) dengan aparatur Gampong Lawe Buloh Didi, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (16/5/2017). Pertemuan tersebut turut hadir Geuchik, Imam Gampong, Kepala Dusun dan kaum perempuan.

Lembaga KKR Aceh diharapkan juga tidak seperti lembaga yang pernah ada. KKR Aceh harus memberi rasa keadilan bagi masyarakat korban pelanggaran HAM, sehingga tepat sasaran.

“Janganlah korban konflik ini dijadikan sebagai jembatan keberhasilan seseorang atau kepentingan pribadi, harus dikawal terus,” ujar seorang warga Gampong Lawe Buloh Didi.

Karena, selama ini kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga memang sudah lemah. Masyarakat pada umumnya sudah krisis kepercayaan dengan sistem yang ada.

Untuk itu, masyarakat meminta kepada LSM supaya mengawal persoalan tersebut. Jika perlu LSM terus mengawal data-data yang masuk agar akurasi datanya sesuai seperti di lapangan.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Hermanto, SH, Sekjend ACSTF menyatakan, bahwa KKRA merupakan lembaga yang lahir untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu di Aceh.

“KKRA juga amanat dari MOU Helseinki dan UUPA. Yang terpenting dengan adanya lembaga KKRA adalah bisa meluruskan sejarah tentang apa yang dialami oleh kita selaku rakyat Aceh dimasa lalu,” paparnya.

Ia melanjutkan, harapan besarnya  20 atau 30 tahun yang akan datang tidak terulang lagi kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh terhadap masyarakat Aceh.

Hermanto mengajak agar masyarakat di Gampong Lawe Buloh khususnya masyarakat Aceh Selatan agar mensuport kinerja KKRA yang dinilai memiliki tugas yang sangat berat dalam penyelesaian kasus Pelanggaran HAM masa lalu di Aceh tersebut.

“Karena KKRA tidak bisa bekerja sendirian, mereka membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat agar bisa bekerja dengan maksimal dan masyarakat diminta tetap optimis akan keadilan yang akan mereka peroleh dengan lahirnya lembaga KKRA tersebut,” tutupnya.(Ril)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*