Warga Sebut Pembangunan Tanggul Penahan Jalan di Ujung Padang Asahan Asal-asalan




Area Pembangunan tanggul di gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja.
Area Pembangunan tanggul di gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja.

Aceh Selatan News | Pasie Raja –  Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum telah menggelontorkan dana sebesar 1 miliyar  rupiah, untuk mebangun dan pengaspalan jalan sepanjang 1.400 meter yang  menghubungkan gampong Ujung Padang Asahan dengan Pasie Kuala Ahasan, kecamatan Kluet Utara.

Namun, sesuai dengan kesepatan warga setempat, hanya 300 meter saja diaspal (hotmix), sedangkan selebihnya dilakukan pengerasan. Hal ini dikarenakan mengingat ada satu titik  sepanjang 300 meter, yang terletak di gampong Ujung Padang harus dibuat tanggul penahan di kiri-kanan jalan mengingat materi tanahnya yang dikhawatirkan jika terjadi hujan lebat dapat menghanyutkan badan jalan.

Belakangan, timbul masalah terhadap pembangun tanggul tersebut, masyarakat menilai tanggul itu dibangun asal-asalan oleh kontraktor, dan tidak sesuai dengan dana yang dianggarkan.

Sukardi, salah seorang tokoh masyarakat Ujung Padang Asahan, mengatakan pembuatan tanggul, tidak memenuhi spek pengerjaan dan hal itu merugikan masyarakat. “Proyek yang menelan dana 1.2 miliyar itu sangat merugikan masyarakat, dan tanggul dibangun dengan batu kapur sehingga tidak ada kekuatan sama sekali,” ungkap Sukardi, Jumat, (16/11).

Ia berharap pihak kontraktor dan konsultan lapangan harus meninjau kembali proyek tersebut, “Kontraktor dan konsultan harusnya meninjau kembali, kalau tidak kami masyaarakat akan tetap tidak menerimanya,” tambah pria yang akrap disapa Unggeh itu.

Saat dikonfirmasi, Pengawas lapangan pembangunan proyek, Muridon, mengemukakan bahwa tanggul yang sebagiannya sudah terlanjur dibangun tetap diplester dan yang belum harus menunggu prosesnya, “yang sudah siap langsung kita plester, sedangkan yang belum untuk sementara waktu kita stop dulu, menunggu bagaimana prosesnya ke depan,” ungkap Muridon.

Menurut pantauan Aceh Selatan News, di area pembangunan tanggul dan jalan tidak ada terlihat papan proyek, masyarakat juga sempat mempertanyakan perihal tersebut. (jn)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*