Kluet Tengah /  -

Warga Siurai-Urai dan Koto Indarung Terpaksa Berjalan Kaki

Maret 8th, 2017 | Posted in Kluet Tengah | |
2017-11-24 22:19

Aceh Selatan News | Kluet Tengah – Ruas  jalan yang menghubungkan Gampong Siurai-Urai dan Kota Indarung ke Pemukiman Manggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, masih tertimbun bekas longsoran tahun lalu. Akibatnya, warga di dua gampong tersebut terpaksa harus berjalan kaki untuk menuju ibu kota kecamatan maupun sebaliknya.

Bahkan ironisnya, akibat tertimbun nya badan jalan oleh longsoran tersebut, juga mengganggu dunia pendidikan di dua gampong itu. Pasalnya, guru-guru yang mengajar di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama sering telat tiba di sekolah.

“Bukan warga kami saja yang harus berjalan kaki untuk menuju ibu kota kecamatan, guru-guru yang mengajar  di SD dan SMP,  tempat tinggalnya di luar kecamatan harus berjalan kaki sejauh 3 KM untuk menuju sekolah,” kata Keuchik Koto Indarung, Bahrumsyah kepada Aceh Selatan News, Rabu (8/3/2017).

Menurutnya, bekas longsoran yang telah memenuhi badan jalan itu sangat menyulitkan bagi warga di dua gampong. Terhitung sudah setahun warga harus terpaksa menempuh perjalanan dengan berjalan kaki.

“Kondisi ini sangat kita  sayangkan, dengan ruas badan yang rusak, bila ada kejadian mendadak yang harus mendapat penanganan segera, kita tidak tahu  kemana harus mengadu,” tuturnya.

Sementara, Camat Kluet Tengah, Muchtar Yatim, SE ketika diminta tanggapannya mengatakan, kondisi warga di dua gampong itu sangat memprihatinkan. Karena, selama ini ruas jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

” Ya, selama ini warga saya di dua gampong itu harus terpaksa berjalan kaki untuk berpergian ke ibu kota kecamatan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sejauh ini, dua gampong tersebut belum bisa kita katakan dalam kondisi teresolir,” ujarnya.(Ran)

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.